Ads Top


Asteroid Terbesar Hantam Bumi Seluas 58 Kilometer

Ilmuwan memperkirakan dampak meteor yang jatuh ke bumi sekitar 3,2 miliar tahun lalu sebagai penyebab musnahnya sebagian spesis dinosaurus. Asteroid berdiameter 37 hingga 58 kilometer (atau seluas 58 kilometer)  telah menghantam permukaan bumi dan membuat kawah hingga dua setengah kali lebih besar dari diameter lubang yang terbentuk.

Akibat asteroid terbesar hantam bumi, gelombang seismik terbesar terjadi di Bumi dan tercatat mengguncang planet kita sekitar setengah jam, dan dampak gempa terbesar juga memicu tsunami berkali-kali lebih hebat dari tsunami yang pernah tercatat dalam sejarah. Hipotesis dampak bencana kuno jauh lebih besar daripada yang pernah terjadi pada Permian Akhir 65 juta tahun lalu, dimana bukti kawah terbentuk 3,26 miliar tahun lalu telah ditemukan di Afrika Selatan yang dikenal dengan Barberton Greenstone Belt.

Asteroid Terbesar Hantam Bumi, Musnahkan Dinosaurus 3,2 Miliar Tahun Lalu


Satu dekade yang lalu, Lowe menemukan bebatuan Barberton dan menduga temuan itu merupakan bagian dari dampak asteroid terbesar hantam bumi. Medol penelitian mengukur seberapa besar asteroid, dampak tabrakan terhadap Bumi, kemungkinan inisiasi sistem lempeng tektonik. ini merupakan pertama kalinya para ilmuwan memetakan dampak yang terjadi lebih dari 3 miliar tahun lalu.
Menurut penelitian, asteroid yang menghantam permukaan di Afrika Selatan berdiameter 37 hingga 58 kilometer dengan kecepatan 20 kilometer perdetik. Gonjangan permukaan bumi lebih besar dari 10,8 skala richter sepanjang ratusan kilometer dan memicu gempa tektonik besar lainnya. Tsunami berkali-kali terjadi dengan ketinggian ribuan meter yang menyapu seluruh daratan dan lautan, sehingga diperkirakan permukaan bumi sebagian besar tertutup air pada saat itu.
Dampak asteroid terbesar hantam Bumi di Afrika Selatan merupakan bencana besar bagi lingkungan, peristiwa ini telah membunuh sebagian besar spesis dinosaurus dimana ledakan diperkirakan 1 miliar kali lebih besar daripada ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. 

Asteroid Terbesar Hantam Bumi

Pada saat itu langit berubah menjadi merah dan panas, atmosfer terisi dengan debu dan air lautan seperti direbus. Bebatuan terlempar ke angkasa, menguap bergesekan dengan atmosfer kemudian jatuh kembali ke permukaan bumi menjadi bebatuan panas.
Banyak tempat yang diduga sebagai akibat jatuhnya asteroid dan perlahan-lahan hilang akibat erosi, tetapi ahli geologi telah menduga tempat jatuhnya asteorid ada diantara dua titik, yaitu di Afrika Selatan atau Australia Barat. Peristiwa itu terjadi antara 3,23 hingga 3,47 miliar tahun lalu. Dampak dari asteroid terbesar hantam bumi juga berpengaruh pada lempeng tektonik yang kemudian merangsang perubahan sistem lempeng modern.

Barberton Greenstone Belt adalah wilayah sepanjang 100 kilometer dan lebarnya 60 kilometer, terletak disebalah timur Johannesburg berbatasan dengan Swaziland. Menurut ilmuwan, wilayah ini menyimpan bebatuan tertua di bumi yang bisa dijadikan sampel penelitian. Menurut ilmuwan, Barberton adalah wilayah terjadinya bencana besar walaupun mereka tidak bisa menentukan dimana lokasi yang tepat astroid terbesar hantam bumi.

Referensi


Scientists reconstruct ancient impact that dwarfs dinosaur-extinction blast, 09 April 2014, by American Geophysical Union. Journal Ref: Physics of crustal fracturing and chert dike formation triggered by asteroid impact, ~3.26 Ga, Barberton greenstone belt, South Africa. Geochemistry, Geophysics, Geosystems, 2014.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.