Ads Top


Hulu Gletser Greenland Bergeser 50 Kilometer Akibat Pencairan Es

Pencairan es dibelahan dunia bukan hal asing saat ini, Jakobshavn Isbre sebagai salah satu hulu gletser Greenland yang berpindah tempat dan menghanyutkan lapisan es lebih banyak ke lautan. Arus gletser Greenland dua tahun terakhir tercatat paling cepat dalam menghanyutkan es ke laut Fjord. 

Dalam penelitian yang dilakukan salah satu tim ilmuwan asal University of Washington, mereka menemukan perubahan kecepatan rata-rata pergerakan lapisan es yang mencair menuju ke laut Fjord. Pergerakan getser atau sungai es diyakini tercepat sejak tahun 1990-an pada saat musim panas tiba. Hasil penelitian itu diterbitkan dalam jurnal terbuka pada European Geosciences Union (EGU) awal Februari 2014.

Hulu Gletser Greenland Berubah, Permukaan Air Laut Meningkat


Tim ilmuwan menggunakan data satelit untuk mengukur kecepatan aliran sungai es (gletser) Greenland sebagai bagian dari studi NSF dan NASA. Mereka membandingkan beberapa gambar yang diperoleh dari satelit, data itu menunjukkan perubahaan pergerakan gletser khususnya di wilayah lapisan es Greenland. Dari penelitian ini, ilmuwan meyakini bahwa Jakobshavn Isbre dalam keadaan tidak stabil, dan situasi tersebut akan membuat hulu gletser Greenland terus berubah ke wilayah lebih jauh.

Laut Fjord

Sejak musim panas tahun 2012 lalu, gletser Greenland mencapai rekor kecepatan lebih dari 17 kilometer per tahun atau lapisan es mencari berkisar lebih dari 46 meter perhari. Laju aliran gletser seperti ini belum pernah terjadi, pencairan es dianggap tercepat yang pernah tercatat untuk setiap gletser Greenland dan Antartika. Kecepatan arus berubah ketika memasuki musim panas dan bersifat sementara, sungai es mengalir lebih lambat selama memasuki musim dingin di Greenland. Tetapi dua tahun terakhir rata-rata kecepatan arus mendekati 3 kali lipat daripada tahun 1990-an.
Situasi ini menandakan bahwa gletser atau sungai es jauh lebih banyak mengalirkan air ke lautan akibat pencairan es besar-besaran, tentunya berkontribusi terhadap kenaikan air laut.
Pada tahun 2000 hingga 2010, kontribusi gletser setidaknya telah menambah kenaikan permukaan air laut sekitar 1 milimeter. Tetapi dengan adanya perubahan kecepatan aliran sungai es tentu akan lebih menambah beberapa poin pada permukaan laut. Jakobshavn Isbre secara umum diyakini sebagai gletser Greenland yang mampu menciptakan gunung es besar dan telah tercatat sebagai penyebab tenggelamnya kapal Titanic pada tahun 1912. 

Hulu Gletser Greenland Bergeser 50 Kilometer


Gunung itu tercipta dari lapisan es Greenland yang bergerak menuju laut Fjord, dan aktifitas gletser Greenland secara efektif akan berakhir ketika telah membentuk gunung es raksasa. Beberapa lapisan es yang dihanyutkan akan mencair sedangkan sisanya akan terdorong dan mengambang di lautan. Kedua proses ini telah menyumbang air dalam jumlah besar sehingga mampu menaikkan permukaan air laut.

gletser Greenland, Jakobshavn Isbre, lapisan es

Seperti yang terlihat saat ini, sebagian wilayah kutub utara berubah menjadi hangat, gletser Greenland (seperti Jakobshavn Isbre) telah menipis dan hulu sungai es kini berada lebih jauh atau ke pedalaman. Hal itu menandakan, meskipun gletser Greenland mengalir ke arah laut dan membawa potongan es, tetapi sebenarnya hulu gletser telah bergeser mundur. 
Perpindahan hulu gletser Greenland terlihat pada tahun 2012 dan 2013, dimana bagian hulu sungai es mundur lebih dari satu kilometer menuju ke wilayah pedalaman daripada musim panas sebelumnya. Menurut ilmuwan, bagian hulu gletser Greenland mungkin akan mundur sekitar 50 kilometer dari tempat saat ini.
Kasus Jakobshavn Isbre mengisyaratkan penipisan es dan perubahan letak hulu sungai es seiring dengan peningkatan kecepatan arus gletser. Sehingga hulu gletser Greenland sekarang berada di daerah yang lebih jauh di Fjord, dimana batuan dasar sekitar 1300 meter di bawah permukaan laut. Daerah hulu gletser diyakini telah kehilangan es yang mengakibatkan arus sungai es kini jauh lebih cepat dan menghanyutkan lapisan es lebih banyak dari sebelumnya.

Referensi


Press Release: Greenland’s fastest glacier reaches record speeds, 03 February 2014, by European Geosciences Union (EGU). Image Geirange Fjord, and courtesy Ian Joughin, PSC/APL/UW.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.