Ads Top


Ditemukan Dinosaurus Sauropoda Dari Cina, Yongjinglong Datangi

Awal tahun ini, ilmuwan paleontologi mengungkap jenis lain dinosaurus Sauropoda berdasarkan temuan fosil di wilayah barat laut Cina. Spesis ini termasuk jenis dinosaurus Sauropoda pemakan tumbuhan yang diberi nama Yongjinglong Datangi, mereka diperkirakan hidup selama periode Cretaceous awal lebih dari 100 juta tahun yang lalu. Spesis dinosaurus Sauropoda tersebut termasuk dalam kelompok Titanosauria, makhluk terbesar yang pernah hidup di Bumi.

Tim paleontologi yang dipimpin dari University of Pennsylvania beberapa waktu lalu menemukan fosil dinosaurus Sauropoda berukuran sekitar 50-60 meter. Sauropoda Yongjinglong termasuk jenis Titanosauria menengah, bukti anatomi ini menunjukkan bahwa fosil tersebut masih berusia remaja dan kemungkinan ukuran dewasa jauh lebih besar. Penemuan ini dipublikasi dalam jurnal PLoS ONE, dimana Liguo Li dan professor Peter Dodson menjelaskan beberapa spesis Sauropoda yang ditemukan beberapa dekade merupakan spesis evolusioner dari jenis yang pernah ditemukan di Asia.

Dinosaurus Sauropoda, Spesis Dominan Periode Cretaceous


Seperti yang diketahui, selama ini fosil dinosaurus berukuran besar umumnya ditemukan di daratan Amerika. Beragam spesis dinosaurus pernah ditemukan dan diyakini perkembangannya dari Amerika, tetapi sejak tahun 2007 Cina mungkin telah menjadi sumber fosil yang sama dengan Amerika. Salah satunya temuan foisl di tenggara Lanzhou provinsi Gansu, Cina, dua Titanosauridae kurun waktu yang sama juga ditemukan diwilayah itu. Kemudian menyusul Huanghetitan Liujiaxiaensis dan Daxiatitan Binglingi juga ditemukan disebuah lembah berjarak satu kilometer dari fosil Yongjinglong Datangi.

Menurut Dodson, tahun 1997 hanya sedikit fosil yang ditemukan di Gansu. Tetapi sekarang daerah lain juga menyusul sebagai sumber fosil dimana Liguo Li mempelajari fosil yang sudah digali sejak tahun 2008. Temuan ini terdiri dari tiga gigi, delapan tulang yang diantaranya termasuk tulang belikat kiri dan jari kanan serta ulna. Anatomi ini mirip dengan tulang beruang tetapi memiliki karakteristik unik dan berbeda dengan temuan paleontologi Cina pada tahun 1929 (Euhelopus Zdanskyi).

Dinosaurus Sauropoda, Yongjinglong Datangi

Fosil tulang belikat diperkirakan berukuran hampir mencapai 2 meter, sisi hampir paralel, dan secara umum tidak sama dengan kebanyakan fosil Titanosauride yang memiliki skapula busur luar. Skapula tampaknya tidak sesuai dengan rongga tubuh dinosaurus Sauropoda Yongjinglong Datangi jika ditempatkan secara horizontal ataupun vertikal. Tetapi sebaliknya tim paleontologi menemukan posisi sesuai, skapula harus diletakkan pada sudut 50 derajat dari horizontal.

Menurut Li, porsi dinosaurus Sauropoda Yongjinglong Datangi tidak disatukan dari tulang belikat sehingga dugaan ini mengisyaratkan bahwa spesis itu masih remaja. Mereka menganggap bahwa ukuran dewasa bisa saja panjangnya mencapai lebih dari 50 hingga 60 kaki. Sementara tulang ulna masih berbentuk sempurna sehingga peneliti mengidentifikasikan alur punggung sesuai dengan otot kaki dinosaurus.

Bukti lain juga menjelaskan adanya hubungan dinosaurus Sauropoda Yongjinglong Datangi dengan spesis lain melalui identifikasi tulang belakang, salah satunya tulang leher dan tujuh tulang lainnya. Tulang belakang diperkirakan memiliki rongga besar yang mungkin digunakan sebagai katung udara di tubuhnya. Rongga udara itu sangat besar yang berfungsi untuk meringankan tubuh. Dalam penelitian sebelumnya, ukuran tubuh yang besar sangat mempengaruhi kehidupan dinosaurus. Jadi ada kemungkinan spesis punah menggunakan rongga udara untuk meringankan tubuh, tehnik ini juga berlaku pada spesis burung.

Fosil gigi terpanjang yang ditemukan dalam penggalian itu berkisar 15 centimeter, sementara gigi lainnya pendek dengan karakter unik termasuk dua penopang. Sisi internal Euhelopus memiliki satu penopang, berbeda dengan temuan fosil kali ini. Tim paleontologi menggunakan tehnik standar untuk membandingkan dengan filogeni berdasarkan spesimen lain. Sehingga jelas memiliki kesamaan dengan spesis dinosaurus yang pernah ditemukan di Amerika Selatan. Titanosauridae mencakup berbagai kelompok dinosaurus, penelitian ini juga mendukung konsensus yang berkembang. 
Secara tidak langsung menyatakan bahwa dinosaurus Sauropoda merupakan kelompok dominan periode Cretaceous Awal, dimana pandangan spesimen dari Amerika belum bisa memastikan hal ini. Dodson beranggapan, dinosaurus Sauropoda adalah komponen yang mendominasi fauna dinosaurus herbivora selama zaman Jurassic, khususnya periode Cretaceous.

Referensi



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.