Ads Top


Ramalan Kiamat Isaac Newton Terjadi Antara Tahun 2060-2300

Banyak sekali teks-teks kuno yang menuliskan tentang ramalan kiamat. Diantaranya dimulai dari Ramalan Kalki Budha tentang pertempuran akhir zaman dimulai tahun 2017. Kemudian Ramalan Ajaran Baha'i, Nubuat Zoroaster, Nubuat Kitab Zakaria, dan kiamat terjadi ditahun 1500-an Hijriah. Tetapi menurut ramalan kiamat Isaac Newton, dia menghitung berdasarkan kearifan seorang filsuf sains, terjadi tahun 2060 dan paling lambat tahun 2300.

Ramalan Kiamat Isaac Newton

Tidak ada seorang pun yang mengetahui secara pasti, kapan bencana terbesar ini akan terjadi. Tetapi tanda-tanda yang telah diberikan, berdasarkan nubuat/ramalan filsuf terdahulu, semua mengarah di rentang tahun yang sama. Begitu banyaknya tanda-tanda yang diberikan, sebagian besar orang menganggapnya hanya teks biasa. Pengetahuan kuno yang kini dianggap usang tergantikan sains modern. 

Ramalan Kiamat Isaac Newton Tahun 2060


Sir Isaac Newton adalah seorang ahli matematika, astronom, dan fisikawan Inggris di abad ke-16 M. Dia dianggap sebagai filsuf alam yang banyak diakui sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh sepanjang masa. Newton juga disebut-sebut sebagai tokoh kunci dalam revolusi ilmiah di zamannya. Salah satu bukunya berjudul Philosophie Naturalis Principia Mathematica (Prinsip Matematika Filosofi Alam) pertama kali diterbitkan pada tahun 1687. Buku ini menjelaskan dasar-dasar mekanika klasik berdasarkan studi ilmiahnya selama bertahun-tahun.

Di abad ke-16 M, pencarian Prisca Sapientia atau tentang Kebijaksanaan Suci merupakan fokus utama para ilmuwan. Bahkan Newton tidak luput untuk mempercayai teks-teks filsuf kuno, aliran mistikus, dan tokoh Alkitab yang menyembunyikan ajaran suci. Perburuan ini juga meliputi arsitektur yang menyimpan rahasia kebenaran ilahi. Newton meyakini arsitektur simbolis, diartikan dengan matematika hingga mengungkap bagaimana alam semesta terbentuk dan berakhir.

 Ramalan Kiamat Isaac Newton

Dalam catatan sejarah, Newton pernah mempelajari seluruh ayat-ayat yang tertulis pada Kuil Salomo (Sulaiman). Menceritakan kronologi kerajaan kuno pada tahun 1675, juga menceritakan salinan Manna atau rahasia peralihan sifat alkimia. Newton menyatakan alasannya untuk memeriksa Bait Suci Salomo:
Filosofi ini, baik spekulatif dan aktif, tidak hanya ditemukan dalam volume alam, tapi juga dalam kitab suci, seperti dalam Kejadian, Ayub, Mazmur, Yesaya dan lainnya. Dengan pengetahuan tentang filosofi ini, Tuhan menciptakan Sulaiman sebagai filsuf terbesar di dunia.

Menurut Prof Morrison Tessa dari Universitas Newcastle yang tertuang dalam makalah tahun 2011, disebutkan bahwa Newton memeriksa barisan tiang, diantaranya jumlah kolom, tinggi, ketebalan, interval dan gaya. Dari uraian tentang Kuil yang diberikan oleh para penulis kuno, Newton mengklaim bahwa sangat mungkin untuk membedakan rencana Kuil Sulaiman. Sejak Zerubabel dibangun di atas pondasi Kuil Sulaiman, segala sesuatu yang ditambahkan Zerubabel dan Herodes, atau apapun yang tidak beraturan, harus ditolak. Harmoni dan simetri dalam disain kuil merupakan elemen penting dalam tata letak rencana.

Dalam sebuah surat tahun 1704 yang kini terpajang di Universitas Ibrani Yerusalem, Newton menjelaskan bahwa setelah 30 tahun menganalisis pengukuran, rasio, proporsi dan fitur arsitektural bangunan Bibel. 
Tanggal, waktu, dan sistem angka yang terdapat dalam bagian kitab suci, Newton menemukan kode tersembunyi yang telah lama dicari dalam Kitab Daniel. Prediksi atau ramalan kiamat Isaac Newton menyatakan bahwa akhir dunia akan terjadi pada tahun 2060, dan paling lambat terjadi tahun 2300. 

Referensi

The Principia: Mathematical Principles of Natural Philosophy. University of California Press, 1999.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.