Ads Top

Moana Dan Suku Penjelajah Lautan Terbesar Sepanjang Masa


Gambaran tentang budaya dan tradisi kolonisasi suku penjelajah lautan Kepulauan Pasifik sampai saat ini masih menjadi kisah menarik. Beberapa film yang menghibur dan mengajarkan budaya banyak beredar, kisah yang juga dikemas dalam cerita petualangan manusia. Manusia awalnya menggunakan teknologi Zaman Batu untuk membangun perahu kano dan mampu melakukan perjalanan ribuan mil. Orang-orang zaman kuno telah menggunakan arah angin dan arus untuk menemukan daratan kecil di Bumi, melakukan perjalanan bolak-balik dan menjadi tradisi sejak ribuan tahun yang lalu. 

Moana, Suku Polinesia Penjelajah Lautan

Moana, sebuah film yang diproduksi Disney menceritakan kisah petualangan orang-orang Pasifik, Samoa, walaupun penonton film ini akan merasa seperti melihat Hawaii. Moana, dalam tradisi dan budaya diucapkan 'moh-AH-nah' yang artinya 'Laut'. Dalam kisah, Moana berusaha mengembalikan jantung Te Fiti yang telah dicuri, sebutan yang ternyata menjadi pulau Tahiti. Budaya Pasifik menjelaskan berbagai bentuk linguistik termasuk Tafiti, sebuah kata Pan-Polinesia untuk menjelaskan tempat yang jauh.

Moana, Suku Polinesia Penjelajah Lautan


Wilayah Pasifik, Captain Cook mendarat di Kepulauan Hawaii dan menyadari bahwa penduduk berbahasa serumpun dengan pulau Pasifik Selatan. Ada banyak bukti dan penjelasan, dimana teori tentang asal-usul dan migrasi dari Polinesia berasal dari satu wilayah yang sama. Mereka adalah suku penjelajah lautan terbesar sepanjang sejarah manusia, migrasi dan kolonisasi dari satu pulau ke pulau lain.

Di bagian Barat Polinesia, pulau ini dekat dengan Australia dan New Guinea, telah dijajah sejak 3500 tahun yang lalu. Tapi kepulauan Tengah dan Polinesia Timur tidak dijajah sampai 1500 hingga 500 tahun yang lalu. dengan kata lain, kolonisasi setelah tiba di Fiji, Samoa dan Tonga, orang-orang Polinesia menduduki wilayah selama hampir 2000 tahun sebelum berpindah ke tempat lain. Berbagai bukti arkeologi membuktikan bahwa setelah menjelajah satu abad atau lebih, kolonisasi Migrasi Polinesia ditemukan dan menetap dihampir setiap pulau Pasifik Tengah dan Timur.

Lalu, bagaimana tradisi dan budaya Pasifik ini berhenti, tidak berlayar dalam waktu yang lama? Tidak ada mengetahui alasan berhentinya kolonisasi suku pribumi, tetapi beberapa teori mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh pola angin El Nino. Ada pula teori yang menjelaskan keracunan Ciguatera disebabkan oleh alga, sehingga mereka berhenti berlayar sampai saat ini. 

Dalam film animasi Moana, petualangan suku pribumi Pasifik digambarkan cukup menarik. Petualangan mencari Jantung Te Fiti yang juga merupakan jimat Greenstone dari New Zealand Maori telah dicuri oleh Maui, manusia setengah dewa. Bencana lingkungan menyebar ke seluruh pulau sehingga memaksanya berlayar untuk mengembalikan Te Fiti.

Sudut pandang positif dari kisah Moana, dimana suku mereka telah berhenti berlayar mengarungi Pasifik dan menganggap tabu melewati karang, dia berhasil mengembalikan yang hilang dan membuat penduduk berlayar lagi. Tak hanya itu, setidaknya Moana telah mewakili situasi, penggambaran budaya dan tradisi orang-orang Pasifik, mereka adalah penjelajah lautan terbesar sepanjang masa. Seperti halnya Maui, sosok ini juga bisa ditemukan dalam literatur Polinesia yang banyak menolong manusia.

Image screenshot of trailer Moana by Disney

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.