Ads Top


Asal Usul Mata Biru, Mutasi Dari Afrika 10 Ribu Tahun Lalu

Dalam studi Institute of Forensic Genetics menyebutkan bahwa asal usul mata biru bermutasi pertama dari keturunan tunggal di Eropa yang hidup sekitar 6000 hingga 10,000 tahun yang lalu didekat laut hitam. Pada awalnya semua manusia memiliki mata cokelat, meskipun variasi genetik yang berhubungan dengan gen OCA2. Gen ini menyebabkan perubahan jumlah pigmen yang dihasilkan oleh individu berbeda, sehingga muncul berbagai jenis warna mata.

Ilmuwan menganalisis dan membandingkan genetik dari kromosom 155 individu bermata biru di daerah yang beragam seperti Denmark, Turki, Yordania. Mereka menyimpulkan bahwa asal usul mata biru menyebar dari daerah utara Laut Hitam pada zaman es terakhir. Orang-orang ini berada di antara suku Arya proto-Indo-Eropa yang kemudian menyebar ke Eropa Barat, ke Iran dan India.

Asal Usul Mata Biru


Para ilmuwan selama bertahun-tahun mencari asal usul mata biru pada gen OCA2, tetapi tidak berhasil. Dan baru-baru ini penelitian menyebutkan bahwa mutasi terpisah pada gen HERC2 dianggap sebagai penyebab mata biru. Perubahan ini menononaktifkan gen OCA2, dimana gen OCA2 berwarna cokelat pada awalnya berasal dari Afrika. Manusia dari Afrika mulai bermigrasi ke Eropa, kemudian bermutasi menjadi gen bermata biru.

Asal Usul Mata Biru

Setiap orang yang bermata biru memiliki mutasi yang sama, sehingga menjadi bukti yang cukup kuat meskipun identitas mutan awal masih misteri. Saat ini, bukti keberadaan manusia bermata biru berupa genetik dari kerangka berusia 7000 tahun yang ditemukan di utara Spanyol.

Sejarah dan asal usul mata biru bersifat resesif, gen ini telah diwariskan dari kedua orang tuanya. Setelah berakhirnya Zaman Es terakhir, banyak orang Eropa mewarisi gen langka bermata biru. Di Mesir kuno, ditemukan banyak mumi berambut pirang yang menjelaskan bahwa mereka keturunan bermata biru. Sementara di Sumeria kuno menganggap bahwa mata biru merupakan tanda dari para Dewa (Anunnaki), bangsawan Sumeria disebutkan bermata biru yang dibuktikan dari patung dan artefak.

dewa mata biru

Dua ribu tahun yang lalu, sebuah peradaban yang dikenal misterius telah dihuni kaum elit bermata biru, mereka memerintah pantai utara Peru. Mereka disebut Moche, membangun piramida besar yang masih mendominasi disekitar pedesaan dan beberapa diantaranya berukuran lebih dari seratus kaki. Arkeolog di Peru Huaca Pucllana juga menemukan reruntuhan makam kuno berisi mumi utuh berusia 1300 tahun yang memiliki gen bermata biru, dan dianggap sebagai budaya kuno Wari yang berkembang sebelum munculnya suku Inca.

Para Dewa digambarkan dalam rupa laki-laki bertubuh tinggi, berjenggot, dengan kulit putih dan mata zamrud biru yang indah. Sosok ini disebut Viracocha oleh suku Inca, suku Maya menyebutnya Kukulkan, suku Aztec memanggilnya Quetzalcoatl, suku Amerika Tengah menamakannya Gucumatz, orang-orang di Palenque menyebutnya Votan, dan Izamal menyebutnya Zamna. Tampaknya asal usul mata biru sudah jauh berkembang di peradaban terdahulu.

Referensi

  • Blue eye color in humans may be caused by a perfectly associated founder mutation in a regulatory element located within the HERC2 gene inhibiting OCA2 expression, by  US National Library of Medicine National Institutes of Health
  • Revealed: First Ol’ Blue Eyes is 7,000 years old and was a caveman living in Spain, by Independent UK, 2014
  • Close up of a blue human iris, image by Wikimedia Commons

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.