Ads Top

Piramida Krimea, Misteri Bangunan Tertua Berusia 65 Juta Tahun


Beberapa tahun lalu ilmuwan memperdebatkan Piramida Krimea tertua di dunia dibangun sekitar 65 juta tahun lalu. Arkeolog pernah menduga adanya pemukiman awal di Krimea, bangsa Simeria yang diusir oleh Scythians (saat ini Iran) selama abad ke-7 SM. Bangsa Simeria yang tersisa berlindung di pegunungan dan kemudian dikenal sebagai suku Tauri. Sejarawan lain menyebutkan bahwa Tauri dikenal dengan ritual biadab dan pembajak, mereka juga dianggap sebagai penduduk asli semenanjung yang paling awal. Pada abad ke 5 SM, koloni Yunani mulai menetap di sepanjang pantai Laut Hitam, di antaranya orang-orang Dorian dari Heraclea yang mendirikan pelabuhan laut di Chersonesos, di batas Sevastopol.

Penggalian Piramida Krimea

Bangunan ini diduga dekat kota, dimana Vitalij Gokh awalnya mengklaim telah menemukan sebuah piramida pada tahun 1999 lalu. Latar belakang Gokh sebenarnya bukan arkeolog, dia pernah bekerja sebagai militer Soviet selama lebih dari tiga puluh tahun, kemudian terlibat dalam penelitian yang pada akhirnya menemukan piramida. Temuan ini disebut Piramida dari Krimea, piramida yang terkubur dibawah bumi dan pesisir Krimea, dimana Gokh resmi mengklaim penemuan ini pada musim panas 2002, disana juga diduga beberapa kota pernah tenggelam.

Misteri Piramida Krimea Tertua Di Dunia


Pada awal musim panas 1999, mereka menemukan anomali bawah tanah di pinggiran Sevastopol, dimana Gokh kemudian mengklaimnya sebagai piramida pertama. Awalnya situs ini tampak agak biasa dengan lanskap berbatu, kemudian mereka menemukan sebuah lubang menuju ke bawah dimana kedalaman 9,20 meter terdapat satu blok batu kapur padat. Beberapa blok batu kapur yang ditemukan berukuran 1.5 hingga 2.5 meter, diasumsikan telah dibuat manusia. Dan setelah mencapai tiga puluh meter, mereka menemukan sebuah piramida.

Pada musim semi tahun 2000, Gokh kembali melakukan survei vertikal yang berpotensi menguatkan gambaran struktur Piramida yang memiliki dasar persegi, setiap sisi panjangnya 72 meter dan tingginya 45-52 meter, dimana puncak piramida hampir muncul ke permukaan tanah. Penggalian mengungkap tanda-tanda pada lapisan sekitarnya yang menjelaskan bahwa piramida Krimea pada awalnya berada diatas permukaan, tetapi banjir di beberapa titik telah membawa tanah liat dan zat lain sehingga bangunan ini tertutup.

peta Piramida Krimea

Daerah pencarian kemudian dipeluas, mereka menyimpulkan bahwa pada garis lurus dari Sarych ke Baia Kamyshovaia, dan sejajar arah Laut-Tenggara, diperkirakan ada tujuh piramida yang terkubur. Salah satunya terletak di bawah air, dekat kota Foros. Pencarian terus diperluas, diperkirakan seluruh semenanjung Krimea kemungkinan terdapat 30 struktur piramida. Hasil scan telah mengungkapkan anomali lain, sebuah objek mengarah ke barat sangat mirip dengan piramida Sphinx. Sayangnya, pada waktu itu pemerintahan kota Sevastopol dan National Academy of Sciences di Ukraina tidak tertarik untuk mendanai penggalian piramida.

Gokh beranggapan bahwa piramida ini merupakan bagian dari sistem global, dimana berbagai regulator Piramida lebih tinggi digunakan untuk menerima energi kosmis, dan kemudian didistribusikan ke seluruh planet. Menurutnya, piramida ini merupakan instrumen ilmiah, dibangun untuk mengontrol dan menstabilkan massa tanah planet Bumi, setidaknya konstruksi piramida Krimea berusia sekitar 16000 tahun atau dibangun pada tahun 14000 SM.

Pada bulan Juli 2006, Gokh mencoba menyelesaikan penggaliannya, puluhan ilmuwan dari berbagai negara melakukan penggalian arkeologi piramida. Mayoritas ilmuwan yang telah mengunjungi situs menganggap bahwa piramida bawah tanah Sevastopol telah dibangun sekitar 65 juta tahun yang lalu, peradaban kuno ini hancur bersamaan dengan kepunahan dinosaurus karena meteor raksasa menghantam Teluk Meksiko.

Gokh meneruskan penelitiannya dimana tujuh situs piramida Krimea sejajar dari barat laut ke tenggara. Menurut Gokh, Stonehenge juga terletak di baris ini, sementara di sisi lain juga sejajar dengan Piramida Tibet dan Piramida Cekung di Pulau Paskah. Astronom mengatakan bahwa beberapa planet memancarkan lebih banyak energi daripada menerima dari Matahari, hal serupa juga diamati pada beberapa bintang. Hal ini disebabkan karena adanya energi torsi yang dikembangkan di dalam pusat bumi.

Teori 144 Ribu Piramida Dunia


Sumber bahan bakar reaktor Piramida adalah vakum fisik, bidang torsi dari alam semesta yang terdiri dari dua jenis partikel berlawanan yaitu torsi dan antitorsi. Dalam reaktor torsi, efek torsi dan antitorsi berlangsung sedemikian rupa sehingga bergabung dan memulai reaksi berantai. Lalu, apa hubungannya dengan piramida? Ketika energi ini datang, dari bintang dipancarkan melalui piramida dan kemudian dikirim ke Inti bumi.

Setidaknya ada 144,000 piramida di Bumi dalam berbagai ukuran dan lokasi berbeda. Piramida dasar dikelompokkan dalam dua belas tempat di semua benua, semua piramida dihubungkan oleh saluran listrik, dan untuk inti kristal pada Bumi menguasai pengoperasian sistem piramida. Ada 12 kelompok piramida dasar dianggap sebagai pengedali, dan ada 12 kelompok piramida lain yang lebih kecil. Perhitungan matematika-nya adalah 12 kali 12, 144 kali 1000, hasilnya sama dengan 144,000 piramida. Masing-masing dari 144 piramida dasar mengontrol operasi 1000 piramida lain.

Sayangnya dalam kasus penelitian Gokh klaim ini dianggap aneh, hasil penelitian Piramida Krimea sebagian besar tidak dilaporkan kepada pubik. Tampaknya ada sesuatu di sana, mungkin saja penggalian itu bukan menemukan piramida, tetapi temuan yang lain.

Referensi


The New Pyramid Age: Worldwide Discoveries of New Pyramids Challenge Our Thinking, by Philip Coppens, July 2007.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.