Ads Top

Batu Buaya, Ukiran Misterius Di Kota Kuno Lambityeco


Temuan ini merupakan penggalian lanjutan yang pernah dilakukan pada tahun 1960, ketika itu tim arkeolog pernah menemukan reruntuhan kota kuno Lambityeco yang diperkirakan berakhir sekitar tahun 500-850 M. Lokasi penggalian situs tepatnya berada di Del Centro de Matamoros, Oaxaca-Meksiko, dimana temuan ukiran batu buaya kini telah berada di museum arkeolog.

Sebagian pra-sejarah Oaxaca berasal dari wilayah Lembah Tengah, bukti tempat tinggal manusia sekitar tahun 11000 SM telah ditemukan di gua Guila Naquitz dekat kota Mitla. Temuan dari masyarakat nomaden sekitar tahun 5000 SM dengan beberapa bukti adanya pertanian awal. Pada tahun 2000 SM, pertanian telah didirikan di wilayah Lembah Tengah dengan desa-desa menetap. Pemukiman utama dan tertua yang ditemukan seperti Yanhuitlan dan Laguna Zope. 

Situs Monte Alban

Antara 1200 dan 900 SM, tembikar telah diproduksi dan pekerjaan serupa dilakukan di La Victoria, Guatemala. Pemukiman lainnya dari periode waktu yang sama termasuk Tierras Largas, San Jose Mogote dan Guadalupe, dimana temuan keramik menunjukkan pengaruh peradaban Olmec. Bahasa utama termasuk Oto-Manguean, diduga telah digunakan di Oaxaca Utara sekitar 4400 SM dan telah berkembang menjadi sembilan cabang yang berbeda sekitar tahun 1500 SM.

Zapotecs merupakan yang paling awal mendominasi wilayah Lembah Tengah, kekuasaan besar pertama dipusatkan di Monte Alban berkembang dari tahun 500 SM sampai 750 Masehi. Puncak Monte Alban dihuni sekitar 25000 orang dan merupakan ibu kota negara Zapotec. Kota ini tetap menjadi pusat sekunder kekuasaan Zapotecs sampai Mixtecs menyerbu di tahun 1325.

Apa yang menyebabkan pergeseran politik antara Lambityeco dan Monte Alban? Mengapa perubahan arsitektur terjadi di dalam kota? Sejarah kota ini dianggap berumur pendek, Lambityeco merupakan pusat kota penting yang masih menyimpan banyak petunjuk tentang sejarah Prehispanic di Lembah Oaxaca.

Penggalian Situs Batu Buaya


Selama penggalian awal menjelaskan bahwa tim arkeolog menggali bukti yang tampaknya bertentangan. Tetapi di sisi lain menemukan sebuah istana dengan lukisan dinding yang menjelaskan hubungan erat antara Lambityeco dan Monte Alban, pemukiman yang jauh lebih besar di wilayah tersebut. Tidak semua dari reruntuhan bisa dipulihkan selama penelitian, tampak sesuai dengan kisah dimana beberapa artefak menunjukkan perbedaan nyata dengan orang-orang dari Monte Alban. 

Oleh karena perbedaan yang ditemukan arkeolog, hal ini dikaitkan dengan Lambityeco dengan jangka waktu paling lambat berkembangnya Monte Alban, dugaan ini berkembang selama beberapa dekade. Ketika arkeolog meneliti kembali situs Lambityeco justru menunjukkan bahwa situs itu sebenarnya sezaman dengan Monte Alban dan menimbulkan pertanyaan baru.

Dalam empat tahun terakhir, penggalian ini dipimpin oleh Gary Feinman dan Linda Nicholas dari The Field Museum telah memperluas daerah penyelidikan di Lambityeco. Temuan baru telah menghasilkan lebih banyak informasi sejarah daripada sebelumnya. Daerah hunian sipil Lambityeco pertama menjelaskan bangunan publik tertata secara erat dan juga tercermin pada Monte Alban. Selama pendudukan, reorganisasi besar dalam penggunaan ruang terjadi di inti kota Lambityeco. 

batu buaya

Arsitektur bangunan sedang direnovasi sehingga tidak lagi mencerminkan pola pembangunan lokasi yang lebih besar. Pergeseran ini mungkin mencerminkan adanya jarak dalam hubungan antara dua lembah di Oaxaca pusat. Menurut Gary Feinman, selama periode tersebut hubungan antara Lambityeco dan Monte Alban telah bergeser, penduduk Lambityeco mulai merombak bangunan dan memusatkan penggunaan ruang kota untuk membedakan diri dari Monte Alban.

Salah satu fitur kunci yang berubah di Lambityeco adalah Ballcourt, dimana struktur di kedua kota merupakan Prehispanic Mesoamerika. Desain asli Ballcourt di Lambityeco ditata dalam pola yang sangat mirip dengan yang ada di Monte Alban, keduanya dibangun dengan orientasi yang sama dan masuk dari sisi utara Pengadilan. Tetapi, kurang dari dua abad setelah Ballcourt diciptakan di Lambityeco, mereka menutup pintu masuk utara dan menciptakan sebuah tangga baru di sudut timur laut Monte Alban. Pada saat yang sama ini, lukisan dinding di istana tidak pernah diciptakan kembali lagi.

Sementara itu, bukti lain yang menggambarkan perubahan Lambityeco adalah batu besar yang diukir di tiga sisi dengan gambar buaya yang ditemukan, batu berukir terbesar di Lambityeco. Salah satu dari beberapa jenis ukiran yang ditemukan masih dalam konteks prehispanic, tetapi batu itu dipindahkan dari lokasi aslinya selama pendudukan Lambityeco.

Batu buaya dipindahkan sehingga tampak bersandar pada bangunan baru, di mana batu ini digunakan untuk ritual sebagaimana dibuktikan melalui sisa-sisa arang dan keramik yang digunakan untuk menahan dupa yang terletak di depan batu. Batu buaya terbalik dengan salah satu sisinya dan tersembunyi dari pandangan. 

Referensi

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.