Ads Top


Rahasia Alif, Keheningan Menuju Kesempurnaan Ilahi

Ilmu huruf ('ilm al-huruf), huruf Alif  yang tertulis terisolasi/terpisah mendakan bahwa hal itu tidak dapat ditulis terhubung dengan surat berikutnya. Huruf alif yang demikian itu melambangkan transenden, esensi wajar tanpa pengecualian. Tekanan ke bawah huruf alif melambangkan manifestasi universal mulai dari bagian tertinggi menjadi yang terendah.

Syaikh ad-Dabbagh yang disebut-sebut sebagai ummi, dia buta huruf seperti rasul. Tetapi sebenarnya dia tidak benar-benar buta huruf, dalam kasus ummi menyiratkan bahwa dirinya tidak menerima pendidikan agama formal. Dan dengan cara inspirasi dirinya mengatakan beberapa hal yang luar biasa, salah satu kisah yang diceritakan Syaikh ad-Dabbagh terdengar agak aneh.

Di beberapa negara non-Arab mereka melatih burung diatas pintu rumah, dan jika pencuri masuk, maka burung  itu berkata: "Mereka telah mencuri" (saraqu) dan mereka mengucapkan 'Q' seperti huruf alif. Burung itu tidak akan berhenti berbicara bahkan ketika menghadapi ancaman dibunuh sekalipun, dan akan berhenti apabila diberi makanan. Kisah Syaikh menunjukkan maksud berbicara kebenaran dan hal yang baik dapat diajarkan, meskipun secara fisik terkucil dari manusia, tetapi dengan latihan maka ucapannya mengeluarkan kebenaran.

Kisah Dibalik Rahasia Alif


Huruf alif merupakan yang pertama dan memiliki elemen api. Karena bentuknya alif menyerupai angka 1, melambangkan diri Allah serta kesatuan-Nya. Dengan demikian, surat yang melampirkan huruf ini memiliki nilai pola dasar dari keseluruhan alfabet, juga dikaitkan dengan kisah Adam. Setidaknya ada tiga posisi utama dalam doa Islam diantaranya:
  • Berdiri, seperti huruf Alif
  • Berlutut, seperti huruf Dal
  • Sujud, seperti huruf Mim.

Ketiga huruf ini telah menciptakan nama Adm, dimana menurut Ibn Sufi 'Athaillah Abbas (1309) bahwa huruf Alif berasal dari Ulfa, karena menyatukan dan sesuai (ta'lif) dengan huruf lainnya. Tetapi dalam beberapa hal, huruf alif dikaitkan dengan Setan, karena dirinya tidak tunduk kepada Allah.

huruf alif, rahasia alif

Sementara dalam karya Henri Corbin terjemahan Perancis "Les Orient des Lumieres" yang diambil dari buku Rajab Borsi, menjelaskan tentang rahasia Alif. Pengetahuan yang terkandung didalamnya, huruf Alif berdiri pada asal pengetahuan dan ilmu esoteris yang mendalam. Karena pesan yang terkandung dimulai dengan huruf alif, dan alif awalnya dimulai dengan titik. Menurut spesialis ilmu huruf, Alif dimanifestasikan menjadi absolute, zahir yang tersembunyi (batin). 

Di sisi lain dari buku "The Orient of Lights", Rajab Borsi menyatakan bahwa semua surat/huruf berasal dari cahaya Alif. Setiap huruf subsisten dengan cara yang amat rahasia, dan alif itu sendiri adalah rahasia firman-Nya. Alif terlihat sebagai simbol dari akal, huruf pertama yang diciptakan dari semua derajat semesta. Ketika manusia mengenal rahasia Alif, maka dia telah mencapai tingkat ketulusan batin (siddiqun), dan mencapai peringkat lebih tinggi diantara orang-orang terdekat (muqarrabun).

Sebagian besar meditasi dari para sufi mengenai huruf abjad diarahkan pada huruf alif. Huruf yang ramping, garis vertikal sering digunakan sebagai pembanding pada yang dicintai. Garis lurus dapat diartikan secara mistis, alif dinyatakan bernilai angka satu, terisolasi dan menjadi kesempurnaan ilahi. 
Syaikh Harits Al-Muhasibi menjelaskan, ketika Allah menciptakan huruf maka Dia memerintahkan mereka agar semua huruf itu berbentuk seperti Alif, tetapi hanya Alif tetap tegak lurus sementara yang lainnya berubah. 

Setiap manusia adalah ontologis kata ilahi, salah satu renungan Syaikh Ibn al-'Arabi mengatakan, dirinya mengangkat kepala dan melihat bahwa memang itu (alif) ada dalam segala hal. Alif adalah prinsip yang mendasari semua huruf dan surat, terletak tersembunyi, yang terkandung dalam nama dan berbentuk graphical. Alif adalah huruf yang diam sementara huruf lain berbicara. Alif yang mengartikulasikan surat, tapi surat-surat lain tidak mengartikulasikan Alif tersebut. Surat-surat diatur oleh huruf Alif dan Alif selalu menyertai mereka, tanpa disadari.

Menurut Syaikh Ibn al-'Arabi, Alif melambangkan keheningan, karena itu sifatnya 'diam'. Terlepas dari keheningan, keajaiban ilahi terwujud pada Musa. 
Jika Anda tetap diam, semuanya akan dipandu oleh-Nya dan jika Anda berbicara, segalanya akan tersesat. Lampaui dan Anda akan menemukannya. Itulah sebabnya para Sufi berhenti menulis tentang alif dan mereka akan tetap diam.

Referensi

  • The Revelations Mekah, Le Livre du Mim. du Waw et du Nun, by Ibn Al-'Arabi
  • Les Orients des Lumieres, by Rajab Borsi
  • Al-Ibriz, by Ad-Dabbagh

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.