Ads Top

Fakta Baru, Brontosaurus Berbeda Dengan Apatosaurus


Sejak 1903, komunitas ilmiah telah percaya bahwa genus Brontosaurus sebenarnya adalah Apatosaurus. Brontosaurus adalah salah satu dinosaurus paling karismatik sepanjang masa, menginspirasi generasi anak-anak berkat ukuran dan namanya yang menggugah yaitu the 'thunder lizard'. Sejarah Brontosaurus sangatlah kompleks, dan menjadi salah satu cerita paling menarik dalam ilmu pengetahuan. Pada 1870-an, Amerika Serikat Barat menemukan lokasi untuk puluhan temuan baru fosil spesies, terutama dari dinosaurus.

Brontosaurus adalah hewan besar, seperti Apatosaurus, dan seperti dinosaurus berleher panjang yang lain dari Amerika Serikat Barat, Camarasaurus. Dan di tahun 1870-an tersebut, Amerika melakukan penggalian dimana Kru lapangan menggali berbagai kerangka baru yang di pimpin oleh palaeontologis terkenal dan berpengaruh Marsh dan Cope. Selama periode itu, tim Marsh menemukan dua kerangka besar, kerangka parsial dinosaurus berleher panjang dan mengirimkannya ke Yale Peabody Museum di New Haven, di mana Marsh bekerja. Marsh menggambarkan pertama kerangka ini sebagai Apatosaurus ajax, sang "kadal deceptive" setelah Greek Hero Ajax. Dua tahun kemudian, ia menamai kerangka kedua Brontosaurus excelsus, "Noble Thunder Lizard." Namun, karena tak satu pun dari kerangka yang ditemukan dengan tengkorak, Marsh merekonstruksi satu untuk Brontosaurus excelsus.

Brontosaurus

Karena kesamaan ini, tampaknya logis pada masa itu Brontosaurus memiliki kesamaan fisik gemuk, bentuk tengkorak yang hampir sama dengan Camarasaurus. Namun, rekonstruksi ini kemudian disadari telah salah. Meski dikenal sebagai salah satu dinosaurus paling ikonik, Brontosaurus (the thunder lizard') telah lama dianggap sebagai kesalahan klasifikasi. karena semua ahli paleontologi tahu, Brontosaurus sebenarnya keliru, dan itu seharusnya dikoreksi sebagaimana disebut Apatosaurus.

Sejak tahun 1903, diputuskan bahwa perbedaan antara Brontosaurus excelsus dan Apatosaurus begitu kecil sehingga hal itu akan lebih baik jika menempatkan kedua makhluk tersebut kedalam genus yang sama. Karena Apatosaurus nama pertama, maka nama itu menjadi salah satu yang digunakan di bawah aturan penamaan ilmiah. Tentu saja, sebutan Brontosaurus tidak pernah benar-benar hilang. Hanya diperlakukan sebagai spesies dari genus Apatosaurus: Apatosaurus excelsus.

Ketika masa setelah setelah kematian seorang palaeontologis Marsh, tim dari Field Museum of Chicago menemukan kerangka lain mirip dengan kedua Apatosaurus ajax dan Brontosaurus excelsus. Tak lama  Bahkan, kerangka ini hampir sama dalam bentuk dan dalam banyak aspek. Oleh karena itu, para ahli berpikir bahwa Brontosaurus excelsus sebenarnya sangat mirip dengan Apatosaurus ajax dan akan lebih tepat jika memperlakukan mereka sebagai dua spesies yang berbeda dari genus yang sama. Dan mulai sekarang, Brontosaurus excelsus dikenal sebagai Apatosaurus excelsus dan nama Brontosaurus secara ilmiah tidak dianggap berlaku lagi.

Saat ini sebuah studi baru yang diterbitkan dalam sebuah Ulasan terbuka jurnal akses PeerJ dan terdiri dari hampir 300 halaman bukti, bahwa sebuah tim ilmuwan dari Portugal dan Inggris telah menunjukkan bahwa Brontosaurus itu berbeda dari Apatosaurus baik spesies maupun genus.
Penelitian terbaru telah menggulingkan penelitian yang telah dilakukan selama lebih dari satu abad dimana saat ini Brontosaurus adalah genus yang berbeda dari Apatosaurus. 

Penelitian ini dipimpin oleh Emanuel Tschopp, seorang Phd dari Universitas Nova de Lisboa di Portugal. Pada kenyataannya, hingga saat ini, klaim bahwa Brontosaurus adalah sama seperti Apatosaurus benar-benar masuk akal, berdasarkan pengetahuan yang kita miliki selama ini. Hanya saja dengan berbagai temuan baru dari dinosaurus yang mirip dengan Apatosaurus dan Brontosaurus dalam beberapa tahun terakhir, telah menjadi mungkin untuk melakukan re-investigasi yang rinci tentang bagaimana mereka benar-benar berbeda.

Dalam ilmu pengetahuan, perbedaan antara spesies dan genera tidak pernah ada aturan yang jelas. Para peneliti melakukan pendekatan secara statistik untuk menghitung perbedaan antara spesies dan genus dinosaurus diplodocid lainnya. Dan hasil yang di dapat sungguh mengejutkan. Banyak sekali perbedaan antara Brontosaurus dan Apatosaurus seperti halnya juga antara genera terkait lainnya.

Hasil kesimpulan dari para peneliti tersebut telah menggulingkan penelitian yang telah dilakukan selama lebih dari satu abad dimana saat ini Brontosaurus adalah genus yang berbeda dari Apatosaurus. Sebuah kesimpulan yang kembali lagi ke awal penemuan fosil dimana Brontosaurus adalah makhluk unik yang berbeda dari yang lainnya. Inilah sains, ilmu pengetahuan yang akan terus berputar dan berproses dan akan selalu bergerak ke arah gambaran yang jelas tentang keadaan di sekitar kita.

Referensi 


Brontosaurus is back!, April 7, 2015, by PeerJ

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.