Ads Top


Bencana Tanah Longsor Terbesar Terjadi 21 Juta Tahun Lalu

Sekitar lebih dari 21 juta tahun yang lalu telah terjadi bencana tanah longsor terbesar yang pernah terjadi di permukaan bumi. Para ahli geologi Kent State University mengatakan bahwa bencana ini berlangsung hanya dalam beberapa menit di wilayah barat daya Utah.  

David Hacker PhD, seorang professor geologi di Universitas Kent State - Trumbull dan rekannya, telah menemukan dan memetakan ruang lingkup longsor Markagunt. Para ilmuwan menyebut peristiwa bencana tanah longsor terbesar itu sebagai Markagunt, yang melanda seluas tiga kali wilayah Ohio. Bencana ini merupakan salah satu peristiwa longsor terbesar yang diketahui dalam sejarah yang juga menyebabkan pergeseran lebih besar didasar laut. Hasil penelitian tertulis dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada jurnal Geology edisi November 2014.

Bencana Tanah Longsor Markagunt


Para ahli geolog telah mengetahui bagian yang lebih kecil dari longsor Markagunt sebelum pemetaan terbaru yang menjelaskan tingkat kerusakan sangat besar. Mereka berjalan kaki melalui area hutan belantara di taman hutan nasional Dixie, mengidentifikasi ciri-ciri yang menunjukkan bahwa longsor Markagunt jauh lebih besar daripada analisis sebelumnya. 

Bencana Tanah Longsor

Peristiwa tanah longsor terjadi di daerah yang sekarang dikenal sebagai Bryce Canyon National Park dan kota Beaver, Utah. Diperkirakan mencakup wilayah sekitar 1300 mil persegi, setara dengan gabungan wilayah Cuyahoga, Portage dan Summit.

Markagunt menyamai bencana tanah longsor yang terjadi di Heart Mountain sekitar 50 juta tahun yang lalu dibarat laut Wyoming. Bukti ini ditemukan pada tahu 1940 dan diterbitkan dalam artikel klasik berupa buku teks geologi. Markagunt jauh lebih besar dari pada longsor Heart Mountain setelah semua bukti dipetakan secara lebih rinci. Bencana longsor  vulkanik berskala besar seperti ini jarang terjadi, tetapi merupakan yang terbesar yang pernah tercatat sepanjang sejarah. 
Bencana tanah longsor terbesar melanda sepanjang lebih dari 55 mil, analisis ini membuktikan bahwa kecepatan gerak sangat besar. Bencana tanah longsor diperkirakan terjadi hanya dalam beberapa menit, termasuk adanya pseudotachylytes, yaitu batu yang meleleh karena gesekan besar. 

Umumnya hewan liar akan berkumpul, tanda-tanda ini mengisyaratkan akan terjadi longsor. Tetapi sifat internal longsor yang muncul ke permukaan membuktikan fakta berbeda, seperti patahan batu, area yang terpotong bersama dengan pseudotachylytes. Menurut Hacker, peristiwa bencana geologis berasal dari medan vulkanik yang terdiri dari beberapa strato gunung berapi, jenis ini mirip dengan gunung St Helen di pegunungan Caacade. Gunung ini meletus pada tahun 1980 dan menyebabkan bencana tanah longsor besar. 

Peristiwa tersebut kemungkinan disebabkan inflasi vertical ruang magma yang memenuhi gunung berapi. Ilmuwan telah menghabiskan waktu untuk mempelajari sifat pemetaan geologi Utah di pegunungan Pine Valley di selatan Markagunt, dan telah menemukan bukti yang sama. Tetapi gerakan longsor kecil terjadi dari gangguan magma yang disebut laccolith.

Peristiwa besar telah dipelajari para ilmuwan, khususnya tentang tanah longsor besar diharapkan bisa membantu untuk lebih memahami tipe ekstrim. Fakta yang diperoleh dari longsor Markagunt dan Hearth Mountain telah menunjukkan hasil analisis untuk pertama kalinya tentang bagaimana sebagian besar volume vulkanik kuno runtuh, dimana para ilmuwan menyebutnya sebagai bahaya baru bidang Vulkanik.

Peristiwa langka seperti longsor Markagunt juga pernah terjadi pada bidang Vulkanik modern, seperti pegunungan Cascades. Ilmuwan terus mempelajari peristiwa geologi di masa lalu untuk lebih memahami efek apa saja yang bisa terjadi di masa depan. Mereka terus memetakan peristiwa bencana tanah longsor terbesar dan mengumpulkan sampel untuk menganalisa struktur dan waktu terjadinya pseudotachylytes.

Referensi


Journal Ref: Catastrophic emplacement of the gigantic Markagunt gravity slide, southwest Utah (USA): Implications for hazards associated with sector collapse of volcanic fields. Geology, 2014; 42 (11): 943 DOI: 10.1130/G35896.1

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.