Ads Top

Kelahiran Alam Semesta Dari Lubang Hitam 4 Dimensi?


Salah satu misteri terbesar kelahiran alam semesta adalah Big bang, ilmuwan dunia masih mempertanyakan apakah ledakan itu telah menciptakan alam semesta 13,7 miliar tahun lalu? Setidaknya, tiga peneliti dari Perimeter Institute mengungkapkan ide baru tentang fenomena kelahiran alam semesta yang mungkin terjadi sebelum big bang dan didasarkan pada pengujian teori baru matematika.

Menurut ilmuwan yang terlibat dalam analisis ini, big bang membentuk fatamorgana tiga dimensi dari sebuah bintang yang runtuh di alam semesta. Razieh Pourhasan mengatakan bahwa tantangan terbesar kosmologi adalah pengertian big bang itu sendiri. Sementara pemahaman konvensional menyatakan bahwa big bang dimulai dengan singularitas, sebuah fenomena 'unfathomably' dimana ruang waktu panas dan padat menurut hukum standar fisika. 

Teori Baru Kelahiran Alam Semesta


Singularitas dianggap aneh dan pemahaman manusia masih terbatas, semua fisikawan mengetahui bahwa fenomena lubang hitam bisa muncul dari singularitas. Masalahnya adalah bahwa hipotesis big big relatif dipahami secara umum, seragam, dan kelahiran alam semesta yang tercipta dijelaskan dalam hukum fisika dan menghilangkan fakta singularitas. 
Tapi sebenarnya semua itu tidak mungkin, big bang tetap terkait dengan singularitas, mungkin sesuatu yang lain telah terjadi, mungkin alam semesta kita tidak pernah tunggal di tempat pertama.
Ilmuwan menyarankan bahwa alam semesta kita berupa struktur tiga dimensi yang membungkus cakrawala, peristiwa lubang hitam ikut mengambil alih hingga menjadi empat dimensi. Dalam skenario ini, alam semesta meledak ketika sebuah bintang di alam semesta empat dimensi masuk ke dalam lubang hitam. Di alam semesta tiga dimensi, lubang hitam memiliki dua dimensi dengan batas yang menandai Point of No Return. Sementara dalam kasus kelahiran alam semesta empat dimensi, lubang hitam memiliki peristiwa tiga dimensi.

Kelahiran Alama Semesta

Dalam skenario yang diusulkan mereka, kelahiran alam semesta kita tidak pernah berada dalam singularitas, melainkan muncul diluar peristiwa lubang hitam yang dilindungi dari singularitas. Skenario ini merupakan fitur yang muncul dari ledakan bintang empat dimensi. Para peneliti menekankan bahwa ide ini didasarkan pada hukum matematika modern terbaik yang menggambarkan ruang dan waktu. Secara khusus ilmuwan telah menggunakan peralatan holografi untuk mengubah big bang menjadi fatamorgana kosmik.

Selama pengujian, model ini digunakan untuk mengatasi misteri besar kosmologis dan yang terpenting menghasilkan prediksi. Pengetahuan modern cenderung menolak gagasan yang menyatakan bahwa segala sesuatu dan semua makhluk muncul dari cakrawala peristiwa lubang hitam empat dimensi tunggal. Tapi pengetahuan saat ini keliru, para peneliti berpendapat bahwa alam semesta yang berkembang dalam dunia tiga dimensi hanya mengungkap bayangan realitas.

Analisis ini menarik kesejajaran dengan alegori Plato tentang gua, di mana tahanan menghabiskan hidup mereka hanya melihat bayang-bayang yang berkedip dilemparkan api pada dinding gua. Belenggu telah mencegah mereka dari mempersepsikan dunia sejati, alam dengan satu dimensi. Tahanan dalam kisah Plato tidak memahami kekuatan dibalik matahari, sama seperti saat ini dimana kita tidak memahami kelahiran alam semesta empat dimensi.

Referensi


The Black Hole at the Birth of the Universe, 07 August 2014, by Perimeter Institute. Journal Ref: Out of the White Hole: A Holographic Origin for the Big Bang. arXiv, 2014.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.