Ads Top

Benarkah El Nino Disebabkan Perubahan Siklus Orbit Bumi?


Salah satu fenomena perubahan iklim yang terbesar dan paling kuat dari tahun ke tahun adalah El Nino Southern Oscillation (ENSO) yang terjadi di Samudera Pasifik. Menurut analisa ilmuwan, peristiwa ini dianggap telah terjadi sejak zaman kuno yang disebabkan konfigurasi berbeda pada orbit bumi. Diantara analisa ilmuwan, tumpukan kerang purba yang ditemukan telah mengungkap bahwa El Nino sudah terjadi sejak 10,000 tahun yang lalu dan sering seperti yang dialami saat ini.

Tim ilmuwan dari University of Washington dan University of Montpellier, tengah memperkenalkan seberapa baik model komputer mampu memprediksi sejarah siklus El Nino, atau memprediksi bagaimana El Nino bisa berubah dibawah iklim masa depan. Makalah ini secara umum dipublikasikan dalam jurnal Science edisi Agustus 2014.

Fosil Kerang Ungkap Sejarah El Nino


El Nino Southern Oscillation adalah gejala penyimpangan (anomali) pada suhu permukaan Samudra Pasifik di pantai Barat Ekuador dan Peru yang lebih tinggi daripada suhu rata-rata normal. El Nino pada mulanya digunakan untuk menamakan perubahan arus laut hangat yang kadang-kadang mengalir dari Utara ke Selatan antara pelabuhan Paita dan Pacasmayo Peru yang terjadi pada bulan Desember. Kemudian fenomena El Nino semakin sering muncul, setiap 3 hingga 7 tahun serta dapat memengaruhi iklim dunia selama lebih dari satu tahun.

Menurut Julian Sachs, seorang profesor oceanografi UW, awalnya mereka berpikir telah memahami apa yang telah mempengaruhi variasi iklim El Nino. Data yang berhasil dikumpulkan bertentangan dengan hipotesis yang menyebutkan bahwa aktivitas fenomena iklim El Nino sangat kurang sekitar 10,000 tahun lalu, dan kemudian perlahan-lahan meningkat sejak saat itu. 

Pada tahun 2007, Carre didampingi beberapa arkeolog meneliti tujuh lokasi dipesisir Peru. Mereka menemukan tumpukan kerang setinggi 25 kaki dari jenis Mesodesma Donacium, kerang ini dimakan dan kemudian dibuang dalam tumpukan selama berabad-abad, arkeolog menyebutnya Middens. Carre telah mengembangkan teknik untuk menganalisis lapisan kerang untuk mendapatkan perkiraan suhu laut. Mereka menggunakan penanggalan karbon dari arang untuk mendapatkan waktu kejadian, dan rasio isotop oksigen pada lapisan kerang untuk mendapatkan suhu air.

fosil kerang, el nino

Catatan fosil kerang memberi petunjuk suhu bulanan sekitar 1 sampai 3 tahun di Samudera Pasifik, sepanjang pantai Peru. Ilmuwan menggabungkan lapisan kerang di setiap situs, interval suhu air mencakup 100 sampai dengan 1000 tahun selama 10,000 tahun terakhir. Rekor baru menunjukkan bahwa sekitar 10,000 tahun yang lalu siklus El Nino sangat kuat, bertentangan dengan dugaan sebelumnya. 

Dalam studi sebelumnya, kerang yang hidup di air hangat dan bukti banjir di danau Andean, telah ditafsirkan sebagai tanda-tanda kurangnya peristiwa El Nino sekitar 10,000 tahun yang lalu. Model iklim dan berbagai data penelitian sebelumnya telah menyimpulkan bahwa El Nino pada dasarnya tidak ada atau tidak terjadi sebelum 6000 hingga 8000 tahun yang lalu. Tetapi data baru yang lebih handal telah diperkuat dengan tiga alasan yaitu, pantai Peru sangat dipengaruhi oleh El Nino, suhu laut tercatat pada fosil kerang merupakan parameter paling penting dalam siklus El Nino, dan kemampuan untuk merekam perubahan musim di mana El Nino bisa diamati. 
Sekitar 7000 tahun yang lalu, fosil kerang menjelaskan pergeseran Pasifik Tengah yang merupakan dampak El Nino paling parah, kemudian El Nino juga terjadi sekitar 6000 sampai 4000 tahun yang lalu. Penjelasan yang mungkin menegaskan bahwa El Nino terjadi sangat kuat 10,000 tahun yang lalu disebabkan perubahan siklus orbit bumi mengelilingi matahari selama periode itu.
Lapisan es kutub mencair sangat cepat pada periode ini dan mungkin telah meningkatkan aktivitas El Nino dengan mengubah arus laut. Sekitar 6000 tahun yang lalu, sebagian besar bongkahan es kutub mencair, sehingga efek geometri Orbit Bumi mungkin telah mengambil alih kemudian menyebabkan periode melemahnya El Nino. 

Referensi


Ancient shellfish remains rewrite 10,000-year history of El Nino cycles, 08 August 2014, by University of Washington. Journal Ref: Holocene history of ENSO variance and asymmetry in the eastern tropical Pacific. Science, 2014.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.