Ads Top


Evolusi Rahang Vertebrata Terungkap Dari Fosil Ikan 505 Juta Tahun

Penemuan fosil Metaspriggina di Kanada membuka tabir baru yang mengungkap perkembangan vertebrata paling awal. Temuan juga meliputi evolusi rahang vertebrata, fitur ini merupakan yang pertama kalinya terungkap dalam catatan sejarah fosil awal. Peneliti dari University of Cambridge dan Royal Ontario Museum - University of Toronto menggunakan fosil Metaspriggina yang dibantu dengan beberapa spesimen dari Amerika Serikat bagian timur untuk mereklasifikasi spesis Metaspriggina sebagai salah satu vertebrata pertama.

Fosil ikan Metaspriggina periode Cambrian sangat jarang ditemukan dan biasanya kurang awet. Penemuan baru ini menjelaskan secara rinci bagaimana vertebrata paling awal berkembang, dari titik awal yang menyebabkan hewan berevolusi menjadi ikan. Begitu pula dinosaurus dan mamalia seperti kuda dan bahkan manusia homo, semua hasil analisa ini diterbitkan dalam jurnal Nature edisi 11 Juni.

Evolusi Rahang Vertebrata Dari Spesis Ikan Metaspriggina


Evolusi rahang vertebrata akhirnya mulai teridentifikasi setelah ditemukannya spesimen fosil ikan yang berasal dari periode Cambrian, sekitar 505 juta tahun lalu di Canadian Rockies. Ikan yang dikenal sebagai Metaspriggina, ditemukan sangat terawat begitu pula lengkungan dekat bagian depan tubuhnya. Bukti yang dianalisa paling dekat dengan kepala akhirnya mengarah pada evolusi rahang vertebrata.

Evolusi Rahang Vertebrata, Spesis Metaspriggina

Fosil ikan Metaspriggina ditemukan dibeberapa lokasi termasuk situs Burgess Shale di Canadian Rockies Mountains, salah satu situs terbesar di dunia yang menyimpan fosil periode Cambrian. Fosil ikan ini memberi peluang baru untuk penelitian khususnya pada masa Cambrian, dimana evolusi mulai cepat berkembang sekitar 540 juta tahun yang lalu.

Sebelumnya hanya ada dua spesimen Metaspriggina yang lengkap berhasil diidentifikasi. Selama ekspedisi yang dilakukan oleh Royal Ontario Museum pada tahun 2012, 44 fosil Burgess Shale yang baru berhasil dikumpulkan didekat Marble Canyon di Kootenay National Park di British Columbia, tentunya penemuan ini memberikan dasar bagi penelitian selanjutnya. 
Untuk pertama kalinya, fosil Metaspriggina menjelaskan bagaimana serangkaian struktur yang dikenal sebagai insang atau lengkungan branchial telah diatur selama evolusi vertebrata awal. Lengkungan ini telah lama dikenal memainkan peran utama dalam perkembangan vertebrata, termasuk evolusi rahang vertebrata dan beberapa tulang kecil di telinga yang mengirimkan suara pada mamalia. 
Fosil vertebrata pertama telah ditemukan sebelum penemuan ini, tetapi penentuan persis bagaimana spesis ini berkembang sangat sulit dijelaskan karena fosil kurang terawetkan. Fosil Metaspriggina seperti itu sangat jarang ditemukan, lengkap dan terbuka untuk membuka interpretasi selanjutnya, dan jaringan lunak yang sulit bisa diidentifikasi dengan pasti. Susunan otot menjelaskan bahwa ikan ini merupakan salah satu perenang aktif, dan melihat lingkungannya melalui sepasang mata yang besar dan merasakan lingkungan sekitar mereka dengan struktur hidung. 

Lengkungan branchial selama ini dianggap sudah tercipta sebagai serangkaian lengkungan tunggal, tetapi penelitian pada fosil Metaspriggina menolak hipotesis tersebut. Lengkungan pasangan Anteriormost sedikit lebih tebal dan perbedaan halus ini mungkin merupakan langkah pertama dalam transformasi evolusi yang pada akhirnya membentuk rahang vertebrata. 

Referensi


New fossil find pinpoints the origin of jaws in vertebrates, 11 June 2014, by University of Cambridge. Journal Ref: A primitive fish from the Cambrian of North America. Nature, 2014.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.