Ads Top

Ras Humanoid, Penyebab Kehancuran Peradaban Kuno


Perjalanan sejarah Bumi telah melewati catatan misterius, mitologi menceritakan banyaknya peradaban tak dikenal pernah singgah di permukaan bumi, baik ras humanoid maupun non humanoid. Mereka hidup jauh sebelum kedatangan spesis manusia, bahkan setelah kedatangan spesis manusia mereka bersama-sama menulis sejarah misterius. 

Bagaimana kisah mitos yang bergulir menceritakan kehancuran peradaban kuno akibat pertempuran besar, sebelum dan sesudah adanya manusia mereka diduga menjadi penyebab bumi mengalami kepunahan massal. Tidak terkecuali ras humanoid dan manusia, bahkan spesis langka lain juga hilang. Apakah manusia hidup diantara manusia super atau humanoid, dimana mereka selalu ada dalam setiap pertempuran manusia dalam wujud sosok 'Dewa'.

Perseteruan Dua Kelompok Ras Humanoid


Sejarah umat manusia bukanlah dari Homo Sapiens seperti yang diterangkan teori Darwin. Dan Homo Sapiens bukan dilahirkan dari evolusi alami, tetapi sebenarnya merupakan turunan campuran gen asing dan ras humanoid. Itulah sebabnya mengapa ilmuwan terus bertanya-tanya mengapa mereka tidak menemukan jejak (missing link) antara Homo Sapiens dan Neanderthal.

Ras Pleiades, Tujuh Putri Atlas

Sebelum adanya Homo Sapiens, mitologi menyebutkan bahwa Bumi sering dikunjungi oleh ras humanoid dari Lyra, Vega, Sirius, Orion dan ras bintang Pleiades, dimana semua ras pernah mendirikan koloni di bumi. Awalnya hanya berupa koloni kecil dan menetap, kemudian ras dari Sirius, Orion dan Pleiades (kelompok Sirian) datang dengan membawa koloni jauh lebih besar.
Suatu ketika kelompok Sirian membutuhkan pekerja untuk membantu mereka menjajah bumi, mereka menciptakan tiruan manusia melalui manipulasi genetik dengan memadukan DNA ras mereka dengan DNA perimata bumi dan spesis Neanderthal
Sejak saat itu Bumi menjadi planet yang diperselisihkan antara dua peradaban humanoid. Disatu sisi, kelompok Sirian bergabung dengan Vega, pemberontak dari Pleiades dan sebagian peradaban Orion. Kemudian kelompok lain juga membentuk aliansi antara Pleiades, Lyra, dan beberapa ras dari peradaban Orion. Pertempuran hampir selalu terjadi dimuka bumi, bercampur diantara manusia, dan terkadang mereka ikut campur dalam sejarah manusia.

Mitologi ini bisa ditemukan dalam teks kuno yang menyebutkan bagaimana Dewa terus menerus ikut campur dalam urusan manusia dan terus memasuki pertempuran antara satu sama lain. Cerita mitos sering menyebut kehadiran 'Ular' yang sebenarnya tertuju pada ras humanoid Sirian. Sedangkan Burung, elang, Kucing, biasanya merujuk pada ras humanoid Lyra dan Pleiades.

Referensi


  • The Pleiadians Files: Hidden and Ancient Records, by Dace Fitzgerald Allen, 2010.
  • Path of Empowerment: New Pleiadian Wisdom for a World in Chaos, by Barbara Marciniak, 2004. 
  • The Pleiades by Elihu Vedder (1836–1923), image courtesy of Wikimedia Commons. 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.