Ads Top


Bentuk Baru Materi Quark Ditemukan, 2 Quark Dan 2 Anti-Quark

Ilmuwan dari Syracuse University College of Arts And Sciences telah berhasil menemukan bentuk baru materi Quark pada perangkat Hadron, jenis materi yang tidak dapat diklarifikasi dalam model Quark tradisional. Tomasz Skwarnicki, seorang profesor fisika telah berhasil menemukan bentuk baru materi Quark akan diterbitkan dalam sebuah artikel yang kini sedang dipersiapkan oleh Large Hadron Collider (LHC) CERN di Jenewa, Swiss. Penelitian ini mengkonfirmasi pengamatan membingungkan yang sangat eksotis, suatu materi  tampak seperti sebuah partikel yang terdiri dari 2 Quark dan 2 Anti-Quark.

Bentuk Baru Materi Quark Dan Anti-Quark


Model Quark secara independen telah dikenalkan oleh fisikawan Murray Gell-Mann dan George Zweig pada tahun 1964. Materi Quark diperkenalkan sebagai bagian dari skema pembuatan Hadron, sedikit bukti yang ditemukan saat eksperimen tahun 1968. Dan Top Quark merupakan temuan terakhir di Fermilab pada tahun 1995.

Materi Quark merupakan sebuah partikel dasar dan materi konstituen, dimana pada saat bergabung akan membentuk partikel komposit yang disebut Hadron, komponen atom yang paling stabil diantaranya adalah Proton dan Neutron. Quark tak pernah secara langsung ditemukan, materi baru hanya bisa diperoleh dalam Hadron, Baryon, dan Meson. Quark memiliki berbagai sifat intrinsik termasuk muatan listrik, massa, muatan warna dan spin. 
Quark satu-satunya partikel elementer dalam Model Standar partikel fisika untuk mengenali interaksi fundamental yang juga dikenal sebagai gaya dasar dalam elektromagnetisme, gravitasi, interaksi yang kuat, dan interaksi lemah.
Ada enam jenis materi quark yang bisa dikenali dengan rasa yaitu Up, Down, Strange, Charm, Bottom, dan Top. Quark Up dan Down umumnya stabil dan yang paling umum ditemukan di alam semesta. Sedangkan Quark Strange, Charm, Bottom, dan Top, hanya dapat diproduksi dalam tabrakan energi tinggi seperti dalam sinar kosmik dan akselerator partikel.

Materi Quark, 2 Quark Dan 2 Anti-Quark

Menurut Skwarnicki, penemuan 2 Quark dan 2 Anti-Quark tidak sesuai dengan model tradisional yang saat ini menjadi dasar perhitungan ilmuwan, kemungkinan temuan ini akan memberi cara baru dalam pandangan interaksi fisika. Quark sangat sulit dimengerti, sebuah titik materi seperti yang ditemukan dalam inti atom. Ketika 3 Quark bergabung akan membentuk partikel senyawa yang dikenal sebagai Proton atau Baryon.

Terkadang, Quark berinteraksi sesuai dengan anti-partikel (Anti-Quark) yang memiliki masa sama tetapi berlawanan. Ketika proses ini terjadi, materi membentuk Meson, senyawa yang sering muncul dalam pembusukan partikel buatan manusia seperti yang terjadi pada akselerator partikel, reaktor nuklir, dan sinar kosmik. Meson, Baryon, dan partikel jenis lain akan mengambil bagian dalam interaksi kuat yang disebut Hadron.

Tetapi pada kenyataanya, kalsifikasi ini tetap tidak tertandingi hingga memasuki tahun 2007. Saat ini sebuah tim internasional terdiri dari 400 fisikawan dan insinyur terkenal tergabung dalam Belle Collaboration telah menemukan partikel eksotis disebut Z(4430), bentuk baru materi Quark terdiri dari 2 Quark dan 2 Anti-Quark.

LHCb (Large Hadron Collider beauty) telah berjalan sejak tahun lalu, dimana ilmuwan mempelajari data partikel sendiri menggunakan Belle dan teknik analis BaBar. Dalam proses penelitian materi baru, Skwarnicki dan timnya menegaskan bahwa Z(4430) benar-benar telah terbentuk pada Hadron eksotis. Hal ini memperkuat dugaan terdahulu yang dinyatakan kurang jelas dalam membuktikan keberadaan partikel tersebut.

Setiap percobaan materi baru yang diuji pada Belle, BaBar, dan LHCb, telah menganalisis data sendiri meskipun proses tersebut tergolong sama. Data yang dikumpulkan hanya berbeda waktu, berbeda Collider, dan dengan dukungan teknologi berbeda untuk menangkap partikel yang dihasilkan.

Referensi


SU professors test boundaries of 'new physics' with discovery of 4-quark hadron, 10 April 2014, by Syracuse University via EurekAlert. LHCb confirms existence of exotic hadrons, 9 Apr 2014 by LHC CERN.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.