Ads Top

Gigi Dinosaurus Spinosaurid, Fosil Pertama Asal Malaysia


Fosil dinosaurus pada umumnya berada di Amerika, Afrika, Eropa dan Cina menyusul beberapa tahun terakhir, tapi saat ini ilmuwan paleontologi dari fakultas Sains - Universitas Malaya, Kumamoto University dan Waseda university telah menemukan fosil gigi dinosaurus Spinosaurid di pedesaan Pahang.

Seperti halnya penemuan fosil dinosaurus asal Arab Saudi, penemuan fosil gigi dinosaurus Spinosaurid merupakan temuan besar karena baru kali ini wilayah Malaysia menemukan bukti penting adanya spesis di daratan melayu. Temuan ini akan merangsang peneliti terbuka dimasa mendatang, khususnya peneliti yang berkualitas untuk menggali daratan Malaysia.

Temuan Fosil Gigi Dinosaurus Spinosaurid


Dinosaurus Spinosaurid (Spinosauridae) merupakan keluarga dinosaurus Theropoda khusus, anggota keluarga spesis ini dikenal cukup besar, dianggap sebagai predator bipedal yang memanjang seperti tengkorak buaya. Pada umumnya bentuk gigi kerucut dan hanya sedikit gigi yang bergerigi, gigi dentary depan menyebar sehingga memberi tampilan khas.

Fosil dinosaurus Spinosaurid sebelumnya pernah ditemukan di Afrika, Eropa, Amerika Selatan, Asia dan Australia. Bentuk punggung spesis seperti srtuktur layar yang umunya menonjol dibagian belakang genus Spinosaurus. Beberapa ilmuwan menganggapnya sebagai thermoregulator, sementara paleontologis lainnya menafsirkan perpanjangan saraf tulang belakang untuk mendukung otot punuk.

Dinosaurus Spinosaurid

Dr Masatoshi Sone mengkonfirmasi adanya fosil gigi dinosaurus Spinosaurid di Pahang, tim mereka telah bekerjasama untuk melakukan serangkaian ekspedisi lapangan dalam mencari fosil dinosaurus potensial di Malaysia sejak dua tahun lalu, tepatnya September 2012. Salah satu gigi yang ditemukan diperkirakan berasal dari spesis dinosaurus Spinosaurid, umumnya dikenal sebagai dinosaurus karnivora pemakan ikan.

Sampel temuan diberi nama UM10575, fosil ini panjangnya berukuran 23 milimeter dan lebar 10 milimeter. Bagian ini mengembangkan fungsi Cariae yang cukup berbeda antara depan dan belakang dikenali dengan gerigi. Ciri-ciri ini sangat khas terlihat pada gigi Theropoda, salah satu dinosaurus karnivora yang pernah hidup di bumi. Sementara permukaan gigi berbentuk pegunungan kasar dan terkadang terlihat halus, juga sebagai ciri khas dinosaurus Spinosaurid.
Fasil gigi dinosaurus Spinosaurid ditemukan dari salah satu batu sedimen yang terbentuk sejak periode Mesozoikum Akhir, kemungkinan besar spesis Spinosaurid hidup sekitar periode Cretaceous, 145 hingga 75 juta tahun yang lalu.
Menurut tim paleontologi, periode Cretaceous terjadi secara luas di belahan bumi Asia, sehingga menurut ilmuwan sedimen kuno berada di pedalaman Semenanjung Malaysia sehingga nantinya akan terus menargetkan penggalian potensial diwilayah tersebut. Mereka berharap, fosil dinosaurus tersimpan disana dan terus berupaya melanjutkan penelitian untuk mengungkap temuan lainnya.

Tim ilmuwan berusaha mengambil langkah perlindungan dan konservasi temuan situs fosil gigi dinosaurus Spinosaurid, karena situs tersebut berada diwilayah akses terbuka. Pastinya ada kekhawatiran setelah pengumuman publik mungkin akan ada kerusakan karena penggalian tanpa hukum, perampokan fosil ataupun kolektor fosil. Hal yang tidak diinginkan ini pernah terjadi di Thailand, Laos dan Mongolia.

Referensi


First Discovery of Dinosaur Fossils in Malaysia, 24 February 2014, by Research SEA. Restoration of a Spinosaurus in Tierpark Germendorf, image courtesy of Wikimedia commons.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.