Ads Top

Pertama Kali, Exoplanet Miliki Surya Kembar Mirip Matahari


Astronom dunia kini memburu exomoon dan exoplanet misterius menggunakan teleskop seluruh dunia, terutama tiga planet yang mengorbit dalam gugus bintang Messier 67. Diantara ribuan planet yang telah ditemukan astronom, tetapi hanya sedikit planet yang mengorbit dalam gugusan bintang dan lebih daripada itu exoplanet tersebut mengorbit pada bintang kembar yang hampir identik dengan sistem surya matahari.

Exoplanet unik ini telah ditemukan mengorbit dalam gugus bintang Messier 67, dimana sebagian besar bintang kebanyakan lahir dalam gugus bintang tersebut. Fenomena ini tentunya membuat tanda tanya besar dikalangan astronom, dugaan pertama adalah kemungkinan sesuatu yang berbeda terjadi saat pembentukan planet di gugus bintang Messier. Anna Brucalassi dari Extrateresterial Physics di Max Plank Institute Jerman, menyatakan bahwa bintang yang berada dalam gugus bintang Messier 67 hampir memiliki usia sama dan komposisinya seperti matahari. 

Tiga Exoplanet Dalam Gugus Bintang Messier 67


Hal ini tentunya akan membuat situasi tersebut sempurna untuk mempelajari berapa banyak exoplanet yang terbentuk dan apakah planet tersebut sebagian berukuran besar atau kurang masif. Hasil penelitian ini juga dilengkapi dengan pengamatan dari beberapa observatorium lain di seluruh dunia. Tim ilmuwan memantau 88 bintang yang terpilih dalam gugus Messier 67 selama enam tahun untuk mencari gerakan bintang yang mengarah dan menjauh dari bumi guna mengungkapkan orbit exoplanet. 

Exoplanet Gugus bintang Messier 67, bintang mirip matahari

Gugus bintang sebenarnya terbagi dalam dua jenis, dimana sekelompok bintang telah terbentuk bersama-sama dari awan gas tunggal dan debu angkasa di masa lalu. Sebagian besar ditemukan berbentuk galaksi spiral seperti Bima Sakti. Tetapi ada juga yang berbetuk bola dimana ukurannya lebih besar dan di dalamnya terdapat bintang-bintang tua mengorbit sekitar pusat galaksi. Kebanyakan gugus bintang terbuka menghilang setelah beberapa puluh juta tahun. Tetapi kelompok bintang yang membentuk kepadatan lebih tinggi bisa saja bertahan lebih lama lagi. Gugus bintang Messier 67 merupakan salah satu contoh dari kelompok bintang yang bertahan, dianggap sebagai gugus bintang tertua dan terbaik untuk dipelajari dan dekat dengan Bumi. 

Gugus bintang Messier 67 terletak sekitar 2500 tahun cahaya di konstelasi Cancer dan di perkirakan memiliki lebih dari 500 bintang. Disana terdapat banyak bintang yang redup daripada biasanya, situasi ini dianggap sebagai kesempatan untuk mencari keberadaan exoplanet dengan cara mendeteksi sinyal lemah ketika bintang tersebut meredup. Perkiraan massa exoplanet dalam gugus bintang Messier 67 diamati dengan menggunakan metode kecepatan radial lebih rendah.

Alhasil tiga exoplanet berhasil ditemukan, dan yang paling menarik bahwa planet ini memiliki dua bintang mengorbit mirip dengan matahari. Planet kedua berukuran sepertiga massa Jupiter mengorbit selama tujuh hingga lima hari, dan planet ketiga membutuhkan waktu 122 hari untuk mengorbit dan lebih besar dari ukuran Jupiter.

Penelitian ini menggunakan peralatan SOPHIE di Observatoire de Haute di Perancis, Leonhard Euler Telescope ESO La Silla Observatory di Chili dan Hobby Eberly di Texas. Dari data penelitian astronom mendapatkan informasi penting, dua exoplanet yang hampir berukuran sama dengan Jupiter dianggap memiliki cuaca panas karena lebih dekat dengan bintang induknya. Hasil ini juga menunjukkan bahwa exoplanet di gugus bintang terbuka seperti terisolasi bintang sehingga tidak mudah dideteksi.

Referensi


First Planet Found Around Solar Twin in Star Cluster, publish 15 January 2014 by European Southern Observatory ESO. Journal ref: Three planetary companions around M67 stars. Astronomy & Astrophysics

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.