Ads Top


Lembah Terbesar Berada Dibawah Lapisan Es Antartika

Salah satu penemuan menarik minggu ini adalah lembah terbesar yang terletak dibawah lapisan es Antartika, kedalamannya diperkirakan melebihi Grand Canyon. Temuan palung ini berdasarkan penelitian yang dilakuan sekelompok ilmuwan asal Inggris, meliatkan ilmuwan Newcatle University, University of Bristol Glasiologi Centre, British Antarctic Survey dan beberapa universitas di Edinburgh, Exeter, dan York. Penemuan ini diterbitkan dalam Geological Society America Bulletin edisi Januari 2014, ditulis oleh Dr Neil Ross dari Newcastle University.

Sebelumnya Grand Canyon dianggap sebagai lembah terbesar di dunia, sebuah ngarai curam dengan sisi terukir Sungai Colorado yang terletak di Arizona, Amerika Serikat. Grand Canyon diperkirakan panjangnya mencapai 446 kilometer, lebar mencapai 29 kilometer dan kedalaman berkisar 1,8 kilometer. Lembah ini diduga terbentuk karena aliran sungai Coloradi selama hampir dua miliar tahun sehingga membuat sisi lereng bebatuan terkikis. 

Wilayah Grand Canyon sampai saat ini masih dihuni oleh penduduk asli Amerika yang membangun pemukiman didalam lembah dan hidup dalam gua. Orang-orang Pueblo (Ongtupqa dalam bahasa Hopi) menganggap lembah ini merupakan situs suci dan tempat berziarah. Salah satu studi terdahulu memperkirakan usia lembah Grand Canyon berkisar 5 hingga 6 juta tahun, analisis ini diterbitkan dalam jurnal Science tahun 2008. Kemudian pada tahun 2012 studi selanjutnya menyebutkan bahwa Grand Canyon mungkin sudah terbentuk sejak 70 miliar tahun lalu.

Lembah Terbesar Di Antartika


Antartika terletak di wilayah selatan planet Bumi, secara geografis dikenal sebagai Kutub Selatan. Bumi selatan tertutup oleh lapisan es yang di kelilingi Samudera Selatan dengan luas daratan berkisar 14 juta km2. Antartika hampir dua kali ukuran benua Australia, sekitar 98 persen wilayahnya tertutupi lapisan es rata-rata ketebalannya minimal 1,9 kilometer hingga mencapai Semenanjung Antartika di wilayah paling utara. Antartika juga terkenal sebagai wilayah terdingin, benua berangin dan ketinggian rata-rata tertinggi dari semua benua. Tidak ada penduduk yang menetap, hanya organisme tahan dingin dan ilmuwan yang betah tinggal disana.

Marie Byrd Land, Antartika, lembah terbesar

Dalam serangkaian penelitian, ilmuwan memetakan Ellsworth subglacial Highlands, yaitu sebuah pegunungan kuno yang terkubur dibawah tanah yang terletak beberapa kilometer dari lokasi es Antartika. Gunung Ellsworth adalah puncak tertinggi di Queen Maud Mountains, massif memanjang antara Steagall dan Amundsen Glaciers. Ditemukan oleh Admiral Byrd pada penerbangannya ke Kutub Selatan tanggal 28-29 November 1929, dan dia menamainya Lincoln Ellsworth. Ilmuwan menggabungkan data yang diperoleh dari satelit dan radar yang digunakan pada kenderaan ataupun pesawat kecil mampu menembus lapisan es. Penelitian berlangsung lama, setidaknya mereka telah menghabiskan waktu selama tiga musim.

Ellsworth Antartika

Para ilmuwan memang telah menghabiskan waktu selama tiga musim hanya untuk menyelidiki pemetaan wilayah lapisan es Antartika Barat. Hal ini semata-mata untuk membuka misteri apa saja yang tersimpan dibawahnya, salah satunya adalah palung atau lembah terbesar yang pernah ditemukan. 
Sebuah lembah subglacial berukuran besar diperkirakaan kedalamannya mencapai 3 kilometer, panjangnya berkisar 300 kilometer dan lebar diperkirakan 25 kilometer. Dasar lembah yang mereka temukan mungkin 2000 meter dibawah permukaan laut, lebih dalam dari Grand Canyon.
Menurut para ilmuwan, pegunungan dan lembah yang dalam tercipta selama jutaan tahun yang lalu, mungkin disebabkan medan es kecil yang saat ini mirip dengan fenomena yang terjadi pada Semenanjung Antartika, Artic Kanada dan Alaska. Ananlisis tim ilmuwan memperkirakan bahwa temuan ini telah memberikan wawasan yang belum pernah terjadi, atau ini merupakan temuan pertama dalam sejarah lembah terbesar di bawah lapisan es.

Ketebalan dan perilaku lapisan es berasal dari periode terdahulu, motifnya terlihat kuno dan konfigurasi menggambarkan lapisan es yang unik di Antartika Barat. Pemandangan subglacial menunjukkan dimana dan bagaimana lapisan es Antartika berasal dan berkembang, hal ini memberi petunjuk penting tentang ukuran dan lapisan es yang berubah dalam memasuki perubahan iklim global lebih hangat.

Dr Neill Ross mengatakan, temuan lembah terbesar dan dalam mampu digambarkan dengan karakterisasi dari lanskap pegunungan sekitarnya, hal ini juga merupakan suatu kebetulan. Ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini telah memperoleh data radar yang menembus dari kedua ujung lembah yang tersembunyi. Tetapi sayangnya sampai saat ini ilmuwan belum mengetahui apa yang mengisi sisi kosong lembah terbesar tersebut.

Referensi



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.