Ads Top

Misteri Baru Peradaban Olmec, Penemuan Disk Basalt


Arkeolog yang menggali reruntuhan peradaban Olmec di kota San Lorenzo Tenochtitlan menemukan Disk Basal dengan dua cetakan yang berukir cakar elang. Selain itu mereka juga menemukan patung yang rusak berbentuk jaguar dengan mulut terbuka dan salah satu kaki terlihat rusak. Dua artefak ini diperkirakan merupakan karya besar peradaban Olmec sekitar tiga ribu tahun yang lalu dan terkait dengan budaya misterius yang hingga kini masih belum terpecahkan. 

Saat ini diperkirakan sekitar 25 persen komplek istana peradaban Olmec tersebut telah digali, ada banyak penemuan artefak yang mengejutkan para arkeolog. Di wilayah ini pula telah diyakini sebagai tempat misterius, arkeolog meyakini wilayah itu sebagai pusat seremonial Olmec.

Temuan Disk Basalt Peradaban Olmec


Ketika zaman memasuki priode Pra Hispanik di negara Veracruz, disana ada empat budaya Indian yang menjadi sejarah penting. Huastec dan Otomi berada diwilayah Utara, dan Totonac berada diwilayah utara dan tengah. Sementara peradaban Olmec merupakan perwakilan dari salah satu kebudayaan tertua Amerika mendominasi bagian selatan. Mereka menguasai daerah dataran pesisir Veracruz dan Tabasco sekitar tahun 1000 SM hingga 300 SM. Beberapa pusat budaya Olmec telah ditemukan di Veracruz termasuk yang berada di kota San Lorenzo dan Tres Zapotes. 

misteri olmec, disk basalt olmec

Menurut berita Pravda.ru "New mysteries of Olmecs: Basalt disk" yang dimuat pada tanggal 9 Desember 2013, penggalian di wilayah ini telah menemukan keganjilan yang mengejutkan, ketika serangkaian patung bata ditemukan sebelumnya atau selama penggalian sedang berlangsung, mereka menemukan bentuk barisan yang membentang dari utara ke selatan. Selain itu, setiap monumen yang ditemukan pada kota San Lorenzo sengaja rusak atau memang sudah rusak, kemudian kerikil merah diletakkan di tempat tidur dan ditutupi dengan lapisan tanah tebal dan sampah.

Hasil dari penggalian yang dilakukan pada kedua kota bersejarah di Veracrus telah di identifikasi sebagai pemukiman yang paling kompleks, dimana upacara ritual sering dilakukan pada priode Mesoamerika. Beberapa arkeolog bahkan menganggap budaya peradaban Olmec merupakan budaya awal atau budaya yang melahirkan tradisi di Amerika Tengah. Hal ini didasarkan atas temuan kota San Lorenzo dan Tenochtitlan sebagai ibukota kuno peradaban Olmec, pembangunan kota ini diperkirakan sekitar tahun 1800 SM dan puncak kemakmuran terjadi pada tahun 1000 SM hingga 1400 SM.

Diperkirakan luas kota pada saat itu berkisar 2200 meter persegi dan pemukiman penduduk dibangun secara permanen hingga mencapai 1200 jiwa. Menurut Valery Gulyave Phd, seorang profeser ilmu sejarah dan ahli peradaban kuno dari Institute of Archaeology RAS, semua bangunan dan fasilitas yang pernah dibangun pada masa kejayaan Olmec saat ini tertimbun di bukit-bukit tanah. Bangunan itu berdiri diatas tanah datar yang terletak di dataran tinggi yang curam dan terjal hingga ketinggian hampir 50 meter.

Budaya dan tradisi Olmec terkenal dengan patung kepala Basalt, beberapa diantaranya diperkirakan memiliki berat hampir 40 ton dengan ketinggian tiga meter. Bahan Basalt ini diperoleh dari tambang yang terletak jauh dari pusat peradaban, sekitar 80 kilometer yang diperkirakan menggunakan rakit untuk pengiriman basalt tersebut. Selain penggunaan tambang Basalt, ditemukan piramida diantara pemukiman Olmec, dan budaya peradaban Olmec juga telah membuat budidaya tanaman serta memancing sekitar tahun 300 SM. 

Dalam penggalian ini, para arkeolog menyatakan telah menemukan sebuah disk basalt dengan diameter 61 centimeter, dua cetakan diukir menyerupai cakar elang serta patung yang rusak seberat 300 kilogram bergambar jaguar dengan mulut terbuka dan kaki depan melangkah, tetapi salah satu ukiran kaki itu rusak. Ada kemungkinan bahwa benda yang ditemukan ini berasal dari daerah-daerah terpencil dan sangat dihargai. Peradaban Olmec tidak mempunyai kebiasaan membuang benda yang rusak tetapi mereka menggunakannya untuk menciptakan karya seni yang baru.

Apapun benda yang telah ditemukan ditempat bersejarah itu, akan menambah serangkaian misteri peradaban Olmec yang belum sepenuhnya terpecahkan. Salah satunya, sampai saat ini arkeolog masih belum mengetahui penyebab peradaban Olmec hancur tanpa tersisa.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.